HALOSULSEL.ID — Semangat menjaga kebersihan lingkungan terus tumbuh dari tingkat masyarakat. Salah satunya ditunjukkan warga RT 002/RW 001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Makassar, yang bersama-sama bergerak mengelola sampah dari lingkungan tempat tinggal mereka.
Melalui gerakan pengelolaan sampah di tingkat RT, warga bersama Ketua RT mulai menerapkan pemilahan sampah sejak dari rumah. Sampah organik diolah, sementara sampah anorganik dikumpulkan untuk selanjutnya dikelola dan dimanfaatkan kembali.
Gerakan tersebut menjadi contoh bahwa upaya menciptakan
lingkungan yang bersih tidak harus menunggu program besar. Perubahan dapat
dimulai dari rumah, lorong, hingga lingkungan RT masing-masing.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Makassar mendorong
keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Partisipasi warga
dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan Makassar yang lebih bersih dan
bebas sampah.
“Menjaga lingkungan bukan tugas satu-dua orang. Dari
rumah, dari lorong, dari RT kita sendiri,” demikian semangat yang disampaikan
dalam gerakan tersebut.
Warga juga diajak untuk tidak menunggu menjadi
“superhero” untuk mulai bergerak. Pengelolaan sampah dari lingkungan sendiri
menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan
secara bersama-sama.
Jika satu RT bergerak, satu lingkungan dapat ikut berubah. Dari langkah
kecil warga, perubahan besar untuk Makassar dapat dimulai.
